PELANGGARAN MAKSIM KESANTUNAN BERBAHASA PADA YOUTUBE NAJWA SHIHAB
Main Article Content
Abstract
Kesantunan berbahasa dalam diskusi publik digital menjadi aspek penting untuk menjaga kualitas komunikasi yang baik di ruang publik. Terwujudnya komunikasi yang baik antarsesama peserta tutur dapat dilihat dari upaya para peserta tutur dalam mencapai tujuan komunikasi yang didasarkan atas penggunaan prinsip kesantunan berbahasa dalam komunikasi di ruang publik digital. Sejumlah penelitian sebelumnya lebih banyak mengkaji pelanggaran maksim kesantunan dalam konteks media sosial dan komunikasi informal. Namun, kajian mengenai pelanggaran kesantunan dalam diskusi hukum formal yang melibatkan tokoh publik masih relatif terbatas. Selain itu, sebagian besar penelitian hanya mengidentifikasi jenis pelanggaran tanpa mengkaji implikasi pragmatisnya terhadap dinamika diskusi dan citra penutur. Oleh sebab itu, penelitian ini menempatkan diri sebagai upaya untuk memperluas kajian kesantunan berbahasa dengan menganalisis pelanggaran maksim dalam diskusi publik serta dampaknya terhadap efektivitas komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik simak catat terhadap tuturan dalam konten YouTube Najwa Shihab. Hasil penelitian menunjukkan adanya pelanggaran prinsip kesantunan yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, permufakatan, dan simpati. Pelanggaran tersebut menyebabkan situasi tutur yang semula dialogis berubah menjadi lebih konfrontatif, ditandai dengan tuturan yang tumpang tindih dan dominasi pendapat antarpartisipan, sehingga secara pragmatis berpotensi memengaruhi citra penutur di ruang publik digital.
Article Details
References
Adhi, K. (2019). Metode Penelitian Kualitatif (Sukarno. Firatun anisya, Ed.). Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).
Akhmad, S. (2020). Implikatur Percakapan dalam Studi Linguistik Pragmatik. Jalabahasa, 16(1), 15–24. https://doi.org/10.36567/jalabahasa.v16i1.423
Alawiyah, S. R., Agustiani, T., & Humaira, H. W. (2021). Wujud dan Faktor Penyebab Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Sosial Pedagang dan Pembeli di Pasar Parungkuda Kabupaten Sukabumi. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11(2), 197. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jjpbs.v11i2.36023
Asisda, W. A. S. (2024). Pragmatik (Qurrotul Aini, Ed.; 1st ed.). Bumi Aksara.
Ayupradani, N. T., Kartini, E. R., Minastiti, S., & Pratiwi, D. R. (2022). Pelanggaran Bidal Kesantunan Berbahasa Warganet dalam Kolom Komentar Twitter @FIERSABESARI. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 18(1), 16–25. https://doi.org/10.25134/fon.v18i1.4486
Cahyani, I., & Munalisa, S. (2020). Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta.” STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(1), 89–102. https://doi.org/10.33654/sti.v5i1.1004
Dewi, K. A. N., Antartika, I. K., Adnyani, K. E. K., & Jepang, J. B. (2025). ANALISIS Implikatur dalam Tuturan Interogatif pada Anime Sukippu To Roofaa Episode 1-3 Karya Misaki Takamatsu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia. 14(2), 102. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v14i2.5830
Dian, B. (2015). Berkomunikasi Ala Net Generation (Eko B Supriyanto, Ed.; 1st ed.). PT. Elex Media Komputindo.
George, Y. (2014). Pragmatik. Pustaka Pelajar Offset.
Kunjana, R. (2005). PRAGMATIK Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Erlangga.
Kusno, A & Rahman, A. (2016). Bentuk-Bentuk Pelanggaran Prinsip Kesopanan dalam Ceramah Keagamaan. LiNGUA, 11(2), 103-115. https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/humbud/article/viewFile/3502/pdf
Nisa, K. (2018). Analisis Kesalahan Berbahasa pada Berita dalam Media Surat Kabar Sinar Indonesia Baru. Jurnal Bindo Sastra, 2(2), 218. https://doi.org/10.32502/jbs.v2i2.1261
Prasetya, K. H., Subakti, H., & Musdolifah, A. (2022). Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa Peserta Didik terhadap Guru Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 1019–1027. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.2067
Simon, K. (2025, February 25). Digital 2025: Indonesia. DATAREPORTAL. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia
Siti, M. (2014). Kesantunan Berbahasa. Ar-Raniry: International Journal of Islamic Studies, 1(2), 287. https://doi.org/https://doi.org/10.22373/jar.v1i2.7384