PENGARUH KEMAMPUAN LITERASI TERHADAP PERKEMBANGAN POLA PIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR

Main Article Content

L. Marlina
D.I. Romdoni
R.R. Ningsih
F.A. Baqi
Mutaharoh

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi pada jenjang pendidikan dasar cenderung menjadi penghambat utama dalam pembentukan nalar kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana kemampuan literasi yang tidak sekadar dimaknai sebagai kecakapan membaca-tulis, melainkan kemampuan mengolah informasi berkontribusi terhadap perkembangan pola pikir kritis siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pendidik, serta analisis dokumen hasil kerja siswa di SDN Kubang Kemiri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi berfungsi sebagai fondasi kognitif yang memungkinkan siswa untuk melakukan dekonstruksi pesan, mengidentifikasi bias, dan menyusun argumen yang logis. Temuan lapangan mengindikasikan bahwa siswa dengan tingkat literasi tinggi menunjukkan kecenderungan untuk bersikap skeptis secara sehat terhadap informasi baru dibandingkan siswa yang hanya memiliki kemampuan membaca mekanistik. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa transformasi kurikulum literasi harus bergeser dari sekadar kelancaran membaca menuju strategi pemahaman teks yang berbasis pertanyaan (query-based learning). Dengan demikian, penguatan literasi sejak dini merupakan syarat mutlak dalam mencetak generasi yang mampu berpikir analitis di tengah arus informasi digital yang semakin kompleks.

Article Details

Section
Articles

References

Alpian, V., & Yatri, I. (2022). Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman pada Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4 (4), 5573 - 5581. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3298

Apriliana, N., & Anggrella, D. (2024). Science Literacy and Critical Thinking Skills of Elementary School Students: A Correlation Study. JENIUS (Journal of Education Policy and Elementary Education, 5(2), 74-89.https://doi.org/10.22515/jenius.v5i2.10198

Aryani, I., & Hadi, M. S. (2025). Implementasi Gerakan Literasi Di Sekolah Dasar: Implikasinya Pada Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(2), 329-338.https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i2.5116

Bakti, A., Irawan, W., Sukaesih, A., Melati, E., & Sudarso, H. (2025). Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa di Era Society 5.0. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 8283-8291. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3166

Cahyani, N., Hutagalung, E., & Harahap, S. (2024). Berpikir Kritis Melalui Membaca: Pentingnya Literasi Dalam Era Digital. , 2(1), 417-422.https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1795

Copeland, M. (2005). Socratic circles: Fostering critical and creative thinking in middle and high school. Stenhouse Publishers.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The Sage handbook of qualitative research (5th ed.). Sage Publications.

Dini, A., Tasrif, F., Irfan, D., & Hidayat, H. (2025). Hubungan Literasi Digital dan Technology Usefulness dengan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Teknik Elektronika. Journal of innovative and Creativity, 5(2), 19594-19608. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.3175

Elder, L., & Paul, R. (2020). Critical thinking: Tools for taking charge of your learning and your life (3rd ed.). Foundation for Critical Thinking.

Fitri, A. (2025). Transformasi Literasi Digital Menuju Literasi Global di Era Tanpa. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3 (2), 418-425.https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.928

Flores, E., & Rogoski, B. (2025). Pengalaman empati dan empati sastra di antara anak-anak menggunakan LuDiCa (membaca dialogis untuk pemahaman mendalam). Frontiers in Psychology, 1-16.https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1725818

Gabowitsch, M., & Topolska, A. (2023). Visual Literacy in History Education Textbooks and Beyond. Journal of Educational Media, Memory, and Society, 15(1), 1-19. https://doi.org/10.3167/jemms.2023.150101

Ginanjar, R., Indarti, I., & Adnanti, W. A. (2024). Peningkatan Kemampuan Literasi Membaca dan Menulis Siswa SD Andreas Melalui Pendekatan Interaktif. Eastasouth Journal of Impactive Community Services, 3(1), 15–25.https://doi.org/10.58812/ejimcs.v3i01.283

Hidayati, N., Nugrahani, F., & Suwarto. (2024). Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Minat Baca Terhadap Kemampuan Literasi Digital. Didaktika : Jurnal Kependidikan, 13(3), 3201-3212.https://doi.org/10.58230/27454312.760

Inggriyani, F., & Fazriyah, N. (2018). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Menulis Narasi Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 30-41. https://doi.org/10.21009/JPD.092.04.

Kathy, A. (2024). Critical Literacy and Digital Futures: Looking Ahead. Universitetsforlaget. 311-326. https://doi.org/10.18261/9788215071114-24-17

Livingstone, S. (2021). The class: Living and learning in the digital age. New York University Press.

Luke, A. (2018). Critical literacy, schooling, and social justice: The selected works of Allan Luke. Routledge.

Mardi, M., Putri, D., Yasmanelly, Naini, I., & Gusnetti. (2025). Peningkatan Literasi Sastra Siswa Sekolah Dasar melalui Media Digital dan Pendekatan Kontekstual. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 5(2), 429-435.https://doi.org/10.47709/educendikia.v5i02.6408

Maryani, S. (2024). Analisis Penggunaan Teknologi Digital Dalam Mendukung Literasi Membaca Anak. Metabasa : Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajaran, 6(2), 43-48. https://doi.org/10.37058/mbsi.v6i2.14357

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). The miniature guide to critical thinking concepts and tools (8th ed.). Rowman & Littlefield.

Paul, R., & Elder, L. (2019). The miniature guide to critical thinking concepts and tools (8th ed.). Rowman & Littlefield.

Pramudia, W., Ridwan, R., & Nasir, A. (2025). Korelasi Antara Tingkat Literasi Membaca Dengan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Sekolah Dasar. PENDAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan dasar, 10(4), 220-231.https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38304

Putri, I., Agusdianita, N., & Desri. (2024). Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Era Digital. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(3), 2057-2066.https://doi.org/10.20961/shes.v7i3.92427

Rohman, A. (2022). Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis di Era Disrupsi. EUNOIA : Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 2(1), 40-47. http://dx.doi.org/10.30821/eunoia.v2i1.1318

Saputra, D., Rahmawati, L., & Markhamah. (2024). The Fostering of Multimodal Text Literacy in. Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya, 14 (1) 187-210. http://dx.doi.org/10.26714/lensa.14.1.2024.187-210

Smith, J. (2020). Literacy as a gateway to conceptual understanding. Academic Press.

Snow, C. (2021). Reading for understanding: Toward an R&D program in reading comprehension. RAND Corporation.

UNESCO. (2023). Literacy For A Human-Centered Recovery: Narrowing The Digital Divide. UNESCO Publishing.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wahyuni, D., Sudarti, Wuryaningrum, R., & Wicaksono, I. (2024). Implementasi Aplikasi Asisten Belajar (Si Bela) Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Peserta Didik. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 7 (1), 21-35. https://doi.org/10.26618/jrpd.v7i1.13474

Yusmar, F., & Fadilah, R. (2023). Analisis Rendahnya Literasi Sains Peserta Didik Indonesia: Hasil PISA dan Faktor Penyebab. LENSA : Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 11-19. https://doi.org/10.24929/lensa.v13i1.283