PERCERAIAN TANPA AKTA PERKAWINAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI PENGADILAN AGAMA SINGARAJA)

Main Article Content

Yogi Prasetyo
Ketut Sudiatmaka
Muhamad Jodi Setianto

Abstract

The means used to form a family is a brief definition of marriage. However, besides that, to form a relationship with man does not only involve the human being but also in it there is a relationship from civil is to contain the relationship between man and his God. Man interprets marriage to be an important thing in his life. A relationship between two individuals who love, respect and are able to commit themselves as a couple. Marriage is important, obtaining a child, where we can know where this social creature needs another human being in his life, man cannot live alone. In Indonesia, a marriage has been legally regulated in Law Number 1 of 1974, an amendment to Law Number 16 of 2019. In KHI (Compilation of Islamic Law) where marriage from the perspective of Islamic Law is where marriage is mitsaqan ghalizan in showing obedience to the creator and applying worship to the Creator. The existence of divorce that occurs is certainly not permitted by any religion. So, for most people who adhere to the Muslim religion, it is recommended to solve problems through peaceful means with the aim of avoiding unexpected divorce. There are several causes of a divorce that often occur, namely biological, psychological, moral, sociological factors and those that affect the rate of increase in a divorce are economic factors. In this study, the author will discuss a divorce that occurs without a marriage certificate

Article Details

Section
Articles

References

Ali, Z. (2023) Hukum Islam : Pengantar Ilmu Hukum Islam di Indonesia. Jakarta : Sinar GrafikaCholid, N., & Achmadi, A. (2015). Metode penelitian. Jakarta: Aksara.
Bungin, B. (2012). Analisa Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Djulaeka, & Rahayu, D. (2019). Buku Ajar Metode Penelitian Hukum. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.
Daud, A. (2015) Hukum Islam : Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia
Fuady, Munir. 2016. Konsep Hukum Perdata. Jakarta : PT RAJAGRAFINDO PERSADA
Ija Suntana, Politik Hukum Islam (Bandung: CV Pustaka Setia, 2014)
Ishaq. (2017). Metode Penelitian Hukum. Bandung: Alfabeta CV.
Jaenal Aripin, Jejak Langkah Peradilan Agama Di Indonesia (Jakarta: Kencana, 2013
Jamaluddin, & Nanda, A. (2016). Buku Ajar HUKUM PERKAWINAN. Sulawesi: Unimal Press.
Kurniawan, A. W., & Puspitaningtyas, Z. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: PANDIVA BUKU.
Nurhayati, Y., Irfani, & Said. (2021). Metodelogi Normatif dan Empiris dalam Perspektif Ilmu Hukum. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia (JPHI), 8.
Mardani. 2013. Hukum Perikatan Syariah di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika
Mardani. 2023. Hukum Islam : Kumpulan Peraturan Tentang Hukum Islam di Indonesia. Jakarta : Kencana Prenada Media Grup
Munif, Moh. 2013. Isbat kawin Dalam Kompilasi Hukum Islam (Studi Analisis Pasal 7 Kompilasi Hukum Islam Dalam Perspektif Al-Maslahah Al- Mursalah). Artikel Fakultas Syari’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Sembiring, Rosnidar. 2017. Hukum Keluarga. Depok : PT RAJAGRAFINDO PERSADA
Shomad, A. (2010). Hukum Islam : Penormaan Prinsip Syariah dalam Hukum Indonesia. Jakarta: Kencana.
Simanjuntak. 2017. HUKUM PERDATA INDONESIA. Jakarta : K E N C A N A
Sugiyono. (2013). Metode Riset, Jakarta : Rineka Cipta
Syaifuddin, M. (2013). Hukum Perceraian. Jakarta : Sinar Grafika
Wasman., Nuroniyah, W. (2011). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Perbandingan Fiqih dan Hukum Positif. Yogyakarta : Teras
Yusuf, M. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif 7 Penelitian Gabungan. Jakarta: KENCANA.
Ali, M. 2014. Praktik Perkawinan Siri dan Akibat Hukum Terhadap Kedudukan Istri, Anak Serta Harta Kekayaannya. Artikel. Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Hanifah, Uni. 2021. Tinjauan Yuridis Nikah Siri Dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif (Studi Komparasi). Artikel. Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Mataram
Huda, M. 2018. Prespektif Hukum Islam Terhadap Perkawinan Mahasiswa IAIN Ponogoro. Artikel. Fakultas Syari'ah, Institut Agama Islam Negeri Ponogoro
Kelononingrum, Dwi Murti. 2021. Tinjauan Yuridis Terhadap Penyebab Perceraian Pada Pengadilan Agama Kota Bontang. Artikel. Fakultas Hukum, Universitas Trunajaya Bontang
Mansyur. 2011. Tinjauan Hukum Perkawinan Islam Terhadap Perkawinan Nakat (Studi Kasus di Desa Seri Tanjung Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir Propinsi Sumatera Selatan). Artikel. Fakultas Syari'ah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
Mardawiah. 2020. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Adat Perkawinan di Desa Lempang Kecamatan Tenete Riaja Kabupaten Barrru. Artikel. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makasar
Ningsih, Dwi Anjar Kurnia. 2020. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Perceraian Melalui Gadget (Studi Kasus Kampung Buyut dik Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah. Artikel. Fakultas Syari'ah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro
Rianti, A. 2018. Nikah Siri dan Implikasinya Terhadap Keharmonisan Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus Desa Rejo Basuki Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah). Artikel. Fakultas Syari'ah, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Rusni. 2019. Nikah Siri (Studi Kasus Pandangan Masyarakat Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Artikel. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu