Hubungan Sosial di Era Teknologi: Ketika Koneksi Tidak Menjamin Interaksi yang Dekat
DOI:
https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v8i1.6265Abstrak
Interaksi adalah cara orang bersosialisasi untuk membangun hubungan. Digitalisasi telah membuat interaksi menjadi tak terbatas, namun terdapat paradoks hubungan sosial di era teknologi, di mana meskipun konektivitas digital terus berkembang, kedalaman interaksi dan kedekatan emosional seringkali memudar. Hal ini menyoroti pergeseran fundamental dalam cara orang membangun dan mempertahankan hubungan interpersonal di tengah dominasi media sosial dan perangkat digital. Penelitian ini berargumen bahwa kemudahan akses dan frekuensi interaksi online tidak selalu berkorelasi dengan kualitas hubungan yang substansial. Sebaliknya, berkurangnya interaksi digital seringkali mengabaikan nuansa komunikasi non-verbal dan kehadiran fisik yang krusial untuk empati dan kedekatan emosional. Artikel ini juga menyoroti bagaimana algoritma media sosial, tekanan untuk validasi online, dan fenomena seperti FOMO (Fear of Missing Out) dapat berkontribusi pada isolasi sosial dan kecemasan, meskipun individu tampak “terhubung” dengan ribuan orang. Dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif, serta studi konseptual dan analisis, artikel ini bertujuan untuk menggambarkan tantangan dalam mencapai kedekatan autentik di tengah kekacauan konektivitas digital, dan untuk mengeksplorasi solusi tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat, bukan melemahkan, ikatan sosial yang bermakna.
