Integrasi Nilai Keislaman Dan Kewarganegaraan Dalam Pemblajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Di Madrasah: Tren, Strategi, Tantangan, Dan Implikasinya Terhadap Penguatan Karakter Peserta didik
DOI:
https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v8i2.7771Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji tren, strategi, tantangan, dan implikasi integrasi nilai keislaman dan kewarganegaraan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di madrasah Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA 2020. Artikel yang dikumpulkan mencakup publikasi tahun 2020–2026 dari lima basis data: Google Scholar, Garuda, DOAJ, Dimensions, dan Scopus. Proses pencarian menghasilkan 312 artikel awal yang kemudian disaring secara sistematis menjadi 28 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis tematik diterapkan untuk mensintesis temuan-temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa minat penelitian terhadap topik ini meningkat signifikan sejak tahun 2021, dengan sebagian besar studi berasal dari lembaga di Indonesia. Empat strategi dominan teridentifikasi: integrasi kurikulum, metode pembelajaran kontekstual, kegiatan moral berbasis proyek melalui P5RA, dan portofolio penilaian karakter. Tantangan utama meliputi keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan konten, minimnya panduan kurikulum, tekanan lingkungan sosial, dan kesulitan mengevaluasi perkembangan karakter. Integrasi nilai keislaman dalam pembelajaran PPKn terbukti berkontribusi nyata terhadap penguatan karakter religius, nasionalisme, toleransi, moderasi beragama, dan kesadaran demokratis peserta didik. Model konseptual diajukan sebagai kontribusi teoritis yang menggambarkan alur dari nilai keislaman melalui pembelajaran PPKn menuju internalisasi karakter. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis dan praktis bagi pendidik, pengambil kebijakan, dan pengembang kurikulum di konteks madrasah.
