Dewa Ayu Widiantari Implementasi Guru Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Melalui Pendekatan Gamifikasi Untuk Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Kewarganegaraan dan Budi Pekerti SD N 1 Melinggih Payangan Gianyar
DOI:
https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v8i2.7933Abstrak
ABSTRAK
Pembelajaran PKn dan Budi Pekerti, sering dianggap membosankan, rumit, dan tidak disukai oleh siswa sekolah dasar, Gamifikasi dan diferensiasi menjadi peluang pedagogis yang sangat strategis dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan-Budi Pekerti yang sarat nilai moral dan etika.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 1 Melinggih, Payangan, Gianyar. Sumber data primer dalam penelitian ini, juga digunakan sebagai subjek penelitian, yaitu Guru Sekolah Dasar Pendidikan Kewarganegaraan dan Budi Pekerti, dan siswa Kelas 3 di SD Negeri 1 Melinggih yang didukung oleh data sekunder seperti dokumen dan arsip. Teknik penentuan informan menggunakan purposive, serta data dikumpulkan melalui Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil dalam penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut, 1) strategi dilakukan dengan beberapa cara, yaitu perencanaan penerapan embelajaran berdiferensiasi telah dilaksanakan oleh guru dengan mengacu pada prinsip Kurikulum Merdeka, penyusunan modul ajar, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan dengan menggunakan tiga strategi utama, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk, evaluasi pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan evaluasi formatif dan sumatif; 2) kendala yang dihadapi erkaitan dengan beban guru dalam perencanaan pembelajaran, keterbatasan waktu, serta kebutuhan untuk menyesuaikan pendekatan dengan karakter tiap kelas, namun masih bisa dihadapi; 3) implikasinya yaitu peningkatan motivasi dan kenyamanan belajar siswa, terbentuknya sikap positif terhadap nilai-nilai spiritual, serta meningkatnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.
Kata Kunci: Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendekatan Gamifikasi, Minat Belajar Pendidikan Kewarganegaraan dan Budi Pekerti.
