PERAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v8i1.6201Abstrak
Media sosial berperan penting dalam mendorong partisipasi politik Generasi Z di Indonesia, yang erat kaitannya dengan kemajuan teknologi digital, meskipun menghadapi tantangan yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi daring, dan analisis konten media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi wadah penting bagi Generasi Z untuk berdiskusi, menyebarluaskan informasi politik, dan mengorganisir aksi kolektif. Platform seperti Twitter, Instagram, dan TikTok digunakan sebagai sarana komunikasi sekaligus alat mobilisasi yang efektif, yang mendorong keterlibatan mereka dalam isu-isu sosial dan politik. Namun, kendala seperti maraknya hoaks dan polarisasi opini publik juga memengaruhi pemahaman mereka terhadap dinamika politik. Literasi digital merupakan aspek penting, tetapi masih terdapat ketimpangan akses pendidikan literasi digital di kalangan Generasi Z, yang berpotensi memengaruhi tingkat partisipasi mereka. Selain itu, karakteristik unik masing-masing platform media sosial juga membentuk cara Generasi Z berinteraksi dengan isu-isu politik. Oleh karena itu, penguatan literasi digital menjadi strategi utama agar mereka mampu menyaring informasi secara kritis. Program pendidikan yang menekankan literasi digital akan membantu Generasi Z mengenali informasi palsu dan memahami konteks politik lebih dalam. Kolaborasi antara pemerintah, penyedia platform digital, dan masyarakat luas diperlukan untuk menciptakan ekosistem digital yang kondusif bagi partisipasi politik yang sehat. Dengan demikian, demokrasi digital di Indonesia dapat tumbuh pesat, dan Generasi Z memiliki ruang yang lebih luas untuk berperan aktif dalam proses politik.
