PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENELITIAN TINDAKAN KELAS BERBASIS PERPLEXITY ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERANCANG PROPOSAL
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia dalam merancang proposal penelitian tindakan kelas, terutama pada aspek perumusan masalah, penyusunan latar belakang, kajian pustaka, dan langkah-langkah penelitian. Bahan ajar yang tersedia juga masih terbatas dan belum mampu membimbing mahasiswa secara sistematis dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar PTK berbasis Perplexity Artificial Intelligence yang layak dan efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa merancang proposal PTK. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Desain eksperimen one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian 30 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, tes kemampuan merancang proposal (pretest dan posttest), observasi, dan lembar validasi ahli. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan berada pada kategori "Baik" berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran. Efektivitas bahan ajar diuji menggunakan paired samples t-test dan analisis N-Gain. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai t = 12,47 dengan signifikansi p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan kemampuan mahasiswa yang signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan bahan ajar. Nilai rata-rata pretest sebesar 58,4 meningkat menjadi 78,0 pada posttest, dengan perolehan skor N-Gain sebesar 0,47 yang termasuk dalam kategori "sedang". Mahasiswa juga menunjukkan respons positif terhadap bahan ajar yang mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan sebagai alat bantu belajar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar PTK berbasis Perplexity AI yang dikembangkan terbukti layak dan efektif secara statistik dalam membantu mahasiswa memahami dan menyusun proposal PTK secara lebih terarah dan sistematis.
Article Details
References
Barba, P. G. D., Malekian, D., Oliveira, E. A., Bailey, J., Ryan, T., & Kennedy, G. (2020a). The importance and meaning of session behaviour in a MOOC. Computers & Education, 146, 103772. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.103772
Beetham, H., & Sharpe, R. (Eds.). (2013). Rethinking Pedagogy for a Digital Age: Designing for 21st Century Learning (2nd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203078952
Dawis, A. M., Wardhani, R. S., Nurlette, H., Widyapratiwi, R., Milasari, L. A., Zaenudin, M., Inayah, I., Haryadi, D., Asri, Y. N., & Kholisatul ‘Ulya, N. (2024). Panduan Praktis Analisis Variabel untuk Peneliti. TOHAR MEDIA.
Enjang, E. T. S. (2025). Peran Chatgpt Dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Akademik Bahasa Indonesia: Sebuah Kajian Literatur Sistematis. KUNKUN: Journal of Multidisciplinary Research, 2(3), 159–172. https://ejournal.mediakunkun.com/index.php/kunkun/article/view/295
Garrison, D. R., & Vaughan, N. D. (2011). Blended Learning in Higher Education: Framework, Principles, and Guidelines. John Wiley & Sons.
Grant, C. A., & Graue, E. (1997). Editors’ Introduction: The Charge and the Challenge. Review of Educational Research, 67(1), 1–2. https://doi.org/10.3102/00346543067001001
Kasneci, E., Sessler, K., Küchemann, S., Bannert, M., Dementieva, D., Fischer, F., Gasser, U., Groh, G., Günnemann, S., Hüllermeier, E., Krusche, S., Kutyniok, G., Michaeli, T., Nerdel, C., Pfeffer, J., Poquet, O., Sailer, M., Schmidt, A., Seidel, T., Kasneci, G. (2023). ChatGPT for good? On opportunities and challenges of large language models for education. Learning and Individual Differences, 103, 102274. https://doi.org/10.1016/j.lindif.2023.102274
Kurniawan, A., & Badiah, L. I. (2021). Pengembangan Media Modul Digital Interaktif Pembelajaran Braille Berbasis Inklusi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa. JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi), 5(1), 006–012. https://doi.org/10.26740/inklusi.v5n1.p006-012
Maulana, R., Susilaningsih, E., & Subali, B. (2022). Implementation of Problem-Based Learning Model to Enhance Critical Thinking Skills on Force Material in Fourth Grade Elementary School. Journal of Primary Education, 11(2), 274–286. https://doi.org/10.15294/jpe.v11i2.71738
Maulidah, R., Anekawati, A., & Hidayat, J. N. (2023). Dampak Pengetahuan Awal Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Prosiding SNAPP : Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan Dan Teknologi, 2(1), 266–277. https://doi.org/10.24929/snapp.v2i1.3147
Putri, Y. R., B, A. S., El-Fadhla, I. Z., Ritonga, A. E. P., Hidayatullah, R., & Harmonedi, H. (2025). Langkah-langkah Penyusunan Proposal Penelitian Pendidikan. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(2), 882–896. https://doi.org/10.61104/jq.v3i2.1055
Rahiman, H. U., & Kodikal, R. (2024). Revolutionizing education: Artificial intelligence empowered learning in higher education. Cogent Education, 11(1), 2293431. https://doi.org/10.1080/2331186X.2023.2293431
Rayanto, Y. H., & Sugianti. (2020). Penelitian Pengembangan Model Addie Dan R2d2: Teori & Praktek. Lembaga Academic & Research Institute.
Reva, R., Risqy, & Haliq, A. (2025). Integrasi Ai Dalam Penulisan Karya Ilmiah Dan Dampaknya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 368–380. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25073
Suarti, P., Djumingin, S., & Azis, A. (2025). Persepsi Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap Pemanfaatan Teknologi ChatGPT dalam Menulis Karya Ilmiah di Universitas Negeri Makassar. Nuances of Indonesian Language, 6(2). https://doi.org/10.51817/nila.v6i2.1062
Sulistyowati, N., Waluyo, E., & Diana. (2025). Implementation of the one-year Early Childhood Education (ECE) policy: A review of the education implementation process. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 29(2), 139–153. https://doi.org/10.21831/pep.v29i2.83737
Sumarni, S., Andika, W. D., Kartika, W. I., Rukiyah, R., Septiani, Y. Y., Carisa, A., Angraini, M. N., & Oktarina, R. (2024). Pengembangan Modul Ajar PTK. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1717–1728. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6411
Susilowati, A., & Sutama, S. (2022). Kesulitan belajar IPS pada siswa sekolah dasar: Studi pada SD Muhammadiyah Kota Bangun, Kutai Kartanegara. JIPSINDO, 9(1), 31–43. https://doi.org/10.21831/jipsindo.v9i1.47123
Talebzadehhosseini, S., Garibay, I., Keathley-Herring, H., Al-Rawahi, Z. R. S., Garibay, O. O., & Woodell, J. K. (2021). Strategies to enhance university economic engagement: Evidence from US universities. Studies in Higher Education, 46(6), 1112–1131. https://doi.org/10.1080/03075079.2019.1672645
Tran, L. T., & Nguyen, N. T. (2015). Re-imagining teachers’ identity and professionalism under the condition of international education. Teachers and Teaching, 21(8), 958–973. https://doi.org/10.1080/13540602.2015.1005866
Tuomi, I. (2024). Beyond Mastery: Toward a Broader Understanding of AI in Education. International Journal of Artificial Intelligence in Education, 34(1), 20–30. https://doi.org/10.1007/s40593-023-00343-4
Webb, L. A., & Scoular, T. (2011a). Reflection on reflection on reflection: Collaboration in action research. Educational Action Research, 19(4), 469–487. https://doi.org/10.1080/09650792.2011.625690
Webb, L. A., & Scoular, T. (2011b). Reflection on reflection on reflection: Collaboration in action research. Educational Action Research, 19(4), 469–487. https://doi.org/10.1080/09650792.2011.625690