The Role of Cocurricular Activities in Developing Students' 4C Skills in the Implementation of the Independent Curriculum
DOI:
https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v7i2.6982Abstrak
Implementasi Kurikulum Mandiri menekankan pengembangan kompetensi abad ke-21 yang dikenal sebagai keterampilan 4C: berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Keterampilan ini dapat diperkuat melalui kegiatan ekstrakurikuler sebagai bentuk pembelajaran kontekstual di luar kegiatan intrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan keterampilan 4C siswa selama implementasi Kurikulum Mandiri di SMA Negeri 1 Banjar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi siswa, pengawas kegiatan ekstrakurikuler, dan pejabat sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi siswa. Sebelum kegiatan ekstrakurikuler diimplementasikan secara optimal, siswa cenderung pasif dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Namun, setelah implementasi kegiatan ekstrakurikuler berdasarkan pengalaman langsung, keterampilan sosial dan akademik siswa meningkat. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Independen dengan memperkuat keterampilan 4C siswa.
