TRANSFORMASI DIGITAL PEMERINTAHAN: ANALISIS SOSIOLOGIS BUDAYA KERJA DALAM BIROKRASI PEMERINTAH YANG HETEROGEN

Authors

  • Achmad Habibie Aziz Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.23887/gancej.v8i2.7827

Abstract

Transformasi digital merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi, tetapi implementasinya tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga pada budaya kerja dan dinamika sosial organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara sosiologis keterkaitan budaya kerja birokrasi dengan transformasi digital, pola adaptasi aparatur, serta habitus dan relasi kekuasaan dalam birokrasi pemerintahan yang heterogen. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA terhadap 20 artikel ilmiah yang disintesis secara tematik dan diinterpretasikan melalui perspektif Pierre Bourdieu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berkaitan dengan budaya organisasi, kepemimpinan, literasi digital, kapasitas aparatur, tata kelola, dan relasi sosial. Pada birokrasi yang mempertemukan ASN, TNI, dan Polri, perbedaan habitus kelembagaan dapat memunculkan adaptasi, negosiasi, maupun reproduksi praktik kerja yang mapan. Data Kementerian X sebagai konteks kasus pendukung memberikan gambaran mengenai interaksi antara habitus kepemimpinan hierarkis dengan tuntutan kerja digital yang kolaboratif, fleksibel, inovatif, dan berbasis data. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi digital memerlukan rekonstruksi habitus melalui integrasi disiplin dan akuntabilitas dengan kolaborasi, literasi digital, fleksibilitas, inovasi, dan keterbukaan dalam Model Rekonstruksi Habitus Digital.

Downloads

Published

30-10-2026

How to Cite

Aziz, A. H. (2026). TRANSFORMASI DIGITAL PEMERINTAHAN: ANALISIS SOSIOLOGIS BUDAYA KERJA DALAM BIROKRASI PEMERINTAH YANG HETEROGEN. Ganesha Civic Education Journal, 8(2), 154–169. https://doi.org/10.23887/gancej.v8i2.7827