DARI IRIGASI KE INTEGRASI SOSIAL : TELAAH SUBAK WINGIN DALAM MEMUPUK TOLERANSI DI BANJAR DINAS BUKIT SARI DESA TEGALINGGAH.

Penulis

  • Rasyid Ridho a:1:{s:5:"en_US";s:30:"Universitas Pendidikan Ganesha";}
  • Sukadi Sukadi Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.23887/gancej.v7i2.6146

Kata Kunci:

Subak Wingin, Toleransi, Masyarakat Multietnis, Musyawarah Mufakat, Kearifan Lokal

Abstrak

Penelitian ini mengkaji peran Subak Wingin di Banjar Dinas Bukit Sari, Desa Tegalinggah, Buleleng, Bali, dalam memupuk nilai toleransi di masyarakat yang multietnis, multikultur, dan multiagama. Subak, sistem irigasi tradisional, adalah entitas sosio-religius yang mengintegrasikan pengelolaan air dengan nilai-nilai sosial, budaya, dan spiritual Bali, berlandaskan filosofi Tri Hita Karana. Pemilihan lokasi ini relevan karena Bali, meskipun dianggap homogen, telah lama dihuni beragam etnis dan agama. Penelitian kualitatif dengan studi kasus ini mendeskripsikan peran Subak Wingin dalam menumbuhkan toleransi dan integrasi sosial. Hasilnya, nilai toleransi diterapkan konkret dalam pembagian air yang adil berdasarkan kebutuhan dan musyawarah. Hasilnya, nilai toleransi diterapkan konkret dalam pembagian air yang adil berdasarkan kebutuhan dan musyawarah. Toleransi juga terlihat dalam musyawarah yang melibatkan anggota lintas agama (Hindu dan Islam)

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30

Cara Mengutip

Ridho, R., & Sukadi, S. (2025). DARI IRIGASI KE INTEGRASI SOSIAL : TELAAH SUBAK WINGIN DALAM MEMUPUK TOLERANSI DI BANJAR DINAS BUKIT SARI DESA TEGALINGGAH. Ganesha Civic Education Journal, 7(2), 124–130. https://doi.org/10.23887/gancej.v7i2.6146

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.